Gelombang ke tiga

Gratz (Never Ending Story)
Asalamualikum wr wb
sedikit menyumbang tulisan terhadap blog sekawanan teman sepermainan kecil saya yang entah kenapa kelompok ini dinamakan GRATZ,,, tak dinaya bahwa penentuan nama yang gak begitu berarti masih eksis sampai hari ini walau tak sesolid dulu, foto disamping adalah foto terakhir kami yang paling lengkap saat liburan walaupun itupun masih kurang beberapa orang yang berhalangan ikut, gatau kenapa belakangan kelompok begunadal mau tobat ini merasa agak lemah dan beberapa anggotanya mengisyaratkan bahwa gratz is END,,, what!! gak sesuai dengan motto kami yaitu "Never Ending Story" tapi tak terpungkiri juga sih perkataan @eccalucci "semua yang ada awalnya pasti ada akhirnya",,, menelisik kedalam tentang sejarah perkumpulan aneh ini saya jadi ingat sekitar tahun 97/98 saat itu tak ada gadget, tak mengenal BBM, gak ngerti apa itu twitter, juga buta akan percakapan virtual, yaa saat itu batang pohon jambu depan rumah adit pun sudah seperti istana kerajaan kami, masih ingat kan dulu banyak buah haram yg kita petik untuk makan rujak?? masih ingat toserba yang banyak kehilangan makanan kecil yg kita curi?? masih ingat ayam yg kita curi dan dipotong dengan cara yg harram pula? tapi ini gak masalah karena harram dikali haram akan jadi hallal (teori konspirasi UDA),,,
hahahh kenangan nakal tapi lucu yah... itu adalaha saya sebut dengan gelombang pertama,,


GELOMBANG PERTAMA
pada gelombang ini anak gratz masih polos dan gerakan anak kecil ini hanya berfokus kepada kelompok sepak bola, berkumpulnya hanya malam minggu, BT7 dan petak umpet is the famous game in our mind, dan uang bukanlah hal yang penting saat itu,, di gelombang ini kita hanya berfikir bahwa saat team sepakbola kita menang sudah menjadi kebanggan d hati kami, saat gak menjadi anak kecil yang dibully sudah untung, dan dulu masih sangat berpengaruh umur yang kita punya, dan saya menjadi salah satu bahan bully di genk ini, astagfiruwlah,, di gelombang pertama ini bisa dibilang ahlak kami masih polos dan belajar, sehabis maghrib kami masih belajar ngaji, dan pulang tarawih kita belajar maling di indomart, kami tidak mengira itu suatu kejahatan, kami mengira itu suatu tantangan, :) selain kami blum punya uang , itu menjadi ajang suatu kelihaian skill kami dan kami bisa membanggakan hasil curian kami, namun di satu sisi kami adalah pembaca quran yang rajin, dan saat adzan maghrib kamilah yang semarak menyambut dengan ke masjid, dan saat tarawih lah kami semangat (walau hanya semangat perang petasan dan sarung),, itulah gelombang pertama ,,,
JUJUR, ENERGIK, BELAJAR, SUKA MEMBUAL, hanya diskusi tentang DARGON BALL Z, serta menghafal surah pendek, thats all our problem, gak lebih dibanding PR matematika ,,,
gak banyak dokumetasi tentang gelombang pertama ini dan kamipun masih agak jarang berkumpul tapi sekali berkumpul mungkin cukup untuk bikin partai ;) rame euy,,,

ini adalah sala satu dokumenasi gelombang pertama ;) inipun sudah generasi akhir gelombang pertama, setelah foto ini sudah memasuki gelombang ke 2











GELOMBANG KE DUA

mungkin 3 halaman blog gak akan cukup untuk tulisan saya kepada gelombang ke 2 ini, karena inilah gelombang yang sangat INDAH, sangat BIADAP, dan menemukan jati diri kepada semua persnal anggota serta meng eliminir beberapa sifat anggota juga menunjukan eksistensi paling yahud di gelombang ini, mungkin sedikit saja yg bisa saya ambil saripatinya yaitu seluruh anggota mulai menunjukkan ego, peran, kemampuan, emosi, bahkan wrong track sering terjadi di geombang ini, mulai dari pecandu narkoba, sampai penikmat diskotik, dan pil penenang pun kami nikmati di gelombang ini, pengajian sudah pasti kami tinggalkan, uang sudah pasti yang menjadi orientasi kami, umur sudah tidak lagi menjdi indikator dlm nongkrong, motor menjadi indikator nongrong, pacar pacaran sudah pasti menjadi tabiat, dan mungkin sex menjadi pelajaran hihihihi,,, klub sepak bola sudah kami tinggalkan walau futsal hanya sebagai pencari aktifitas, pertikaian pun sering terjadi antar anggota dalam gelombang ini,,

di gelombang ini kami mulai mengenal media sosial makanya narsis menjadi keniscayaan bahkan untuk pose pose homoseksual macam ini















di gelombang ini kenakalan kami melewati batas, dari mulai obat obatan sampai rokok yg memabukan seperti ini















ada juga sebagian dari kami yang pengusung musik dan selera musik kami banyak dipengaruhi electro , rock, dan peterpan ;(



















ada juga sebagian dari kami yang berfokus kepada motor,, yah,, jadi pembalap memang sebagian garis tangan yang tak tercapai ;')















di gelombang ini kami mulai kompak dengan cara yang agak lebih brutal, dan uang menjadi sangat penting di gelombang ini, darah petualangan pun mulai muncul


bahkan agak aneh saat petualangan dimulai di toko toko macam gramedia, -,-
















yap begtilah gelombang ke dua, sudah mulai dikuasai media sosial,anti kemapanan, tingkah menjadi agak maskulin, cewe mulai kami kejar, uang mulai menjadi prioritas, namun belum bisa cari uang sendiri, nakal sudah pasti, anarkis pun mulai terjadi mulai merusak rusak lift di cibubur plaza, sampai pasang petasan di kuburan jam 11 malam, serta nonton konser musik, ABG tulen lah ceritanya,,


GELOMBANG KE tiga

ahh sampai juga ke gelombang kemapanan pada setiap anggota, selamat tinggal jamsu, selamat tinggal minum minuman bekas di KFC, selamat tinggal liburan ke anyer bawa kompor, selamat tinggal bakar ayam curian, selamat jalan nebeng 1 mobil isi 9 orang, dadah jaman susah,,,
mau tau wajah anak gratz memasuki gelombang ke 3,,
kira kira begini

mulai bekerja, mapan, gaya sudah mulai stabil, dan cewe bukan prioritas, serta mulai bersih kulitnya ;')









dimulai dari Bang Chandra Hari yang menikah, maka saya menyusul, jeffri menyusul, In Shaa Allah Bang Afdal Juga Nyusul, Bang Cile pun akan nyusul (nyusu)










di gelombang ke tiga ini semua masalah terpecahkan, gak punya duid alhamdulilah bisa terpecahakan, kami sudah bekerja
gak bisa liburan, alhamdulilah kami sudah punya uang untuk liburan, masalah terpecahkan
punya kendarran bagus, alhamdulilah kami udah gak 1 mobil 10 orang lagi masalah terpecahkan,
kejahatan dan ahlak, alhamdulilah kami gak suka lagi kemaksiatan ;) masalah terpecahkan
tapi satu masalah yang timbul digelombang ini yang gak ada di gelombang sebelumnya gak ada dan masalah ini sangat unik ,, ngumpul,, yak kami susah kumpul sejak memasuki geombang ini,,,

tapi saya sebagai pribadi bukan menganggap ini sebagai masalah namun sebagai tahap, tahap yang harus dilalui layaknya gelombang sebelumnya, ini merupakan ujian buat kami, dan bukan berati it will end, tapi mungkin Allah menguji bagaimana sebagai jamaah untuk saling mengingatkan fastahibul khirat (mengingatkan dlm kebaikan) bukan berghibah antar sesama, saat ngumpul itu susah maka janganlah ngumpul dengan kepala tertunduk di handphone, janganlah ngumpul masih mempersoalkan materi, dan ngumpul pun menjadi hal yang sakral skrng hehehehe,,

demikian tulisan ringan saya
@davisyah2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar